Padang – PT Ranah Ilmu Raya (Ranira) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring publikasi dan kolaborasi akademik tingkat dunia. Pada Kamis, 18 September 2025, Ranira resmi memfasilitasi dan menginisiasi rapat koordinasi internasional guna membangun kerja sama penelitian lintas negara secara daring.
Agenda strategis ini mempertemukan para akademisi dan peneliti dari enam negara lintas benua, yaitu Indonesia, Malaysia, Uzbekistan, Azerbaijan, Kazakhstan, dan Turki.
Membangun Kolaborasi Riset Multinasional
Rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai fondasi utama dalam merancang sinergi riset kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, para peneliti memetakan potensi kolaborasi, menyelaraskan fokus topik penelitian antarnegara, serta menyusun skema publikasi bersama di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi global.
Inisiasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan riset interdisipliner dan lintas batas geografis, yang tidak hanya meningkatkan kualitas metodologi riset, tetapi juga memperluas dampak kebermanfaatan hasil penelitian di tingkat regional maupun internasional.
Menghubungkan Akademisi Asia Tenggara dan Asia Tengah-Eropa
Kerja sama yang melibatkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Tengah, hingga kawasan Kaukasus dan Eurasia ini menjadi milestone penting bagi Ranira dalam menempatkan diri sebagai jembatan educational network dan pengembangan riset global.
Melalui konsorsium riset yang digagas ini, diharapkan pertukaran pengetahuan (knowledge sharing), kapasitas peneliti, serta kontribusi publikasi ilmiah bersama dapat terus meningkat secara signifikan di masa mendatang.